Testimonial
Ikut pelatihan Transcendental Meditation membuat saya lebih tenang dan mendapatkan hasil yang positif, dengan pikiran yg lbh rileks dan badan terasa lebih fit. Terimakasih pak Hengki atas supportnya.

Aprilla Handayani
Belajar meditasi dengan sangat mudah. Dan mendapatkan pengalaman yang luar biasa setelah mejalani meditasi. Mari belajar TM karena mudah dan akan mendapatkan manfaat yang luar biasa. Terima kasih TM. Jay guru dev.

Christi Yonathan
Mas Hengki yang ganteng dan babby face serta masih muda, ayah 2 putra dan putri, adalah Guru TM yang sangat kompeten. Dan di samping itu, beliau dengan telaten dan sabar membimbing serta menjawab semua pertanyaan calon praktisi TM. Highly recommended 👍💖💖💖

Suharyanto Iskandar
Awalnya saya ragu utk mencoba teknik meditasi TM. Namun kita ternyata tdk langsung dibawa utk bermeditasi, melainkan banyak pengetahuan/science tentang pikiran manusia yg dibagikan oleh sdr Hengki Gunawan yg benar-benar mengubah keraguan saya. Akhirnya selama 5 hari dibimbing, saya dpt dgn cepat merasakan perbedaan dlm hal ketenangan batin. Dan yg mengejutkan ternyata dlm 10 hari setelahnya mulai ada calon pekerjaan baru yg sama sekali tidak terduga. Amazing! Ketenangan batin melalui meditasi transendental dan pendekatan diri kepada sang pencipta sangat powerfull. Apalagi dgn bimbingan mentor yg ahli dan berpengalaman. Sukses dan terus maju utk Trancendental Meditation Centre Yogyakarta.

Deny E
Akhirnya menemukan solusi pelepasan tekanan stress di tengah kondisi sulit sekarang ini. Sangat recomended untuk di pelajari semua orang dari berbagai golongan.

Maria Rumenta
Pertama kali diajak ke sini oleh seorang kawan dekat sy yg cerewet tp sgt peduli dgn beban hidup saya. Awalnya saya ragu krn sy ini orangnya ribet, senengenya pakai logika, dan jika ga sreg langsung omong. Namun akhirnya sy mau juga diajak ke Mas Hengki.. kawan sy lama di teater dulu. Sudah lama ga bertemu dan sy kaget melihat banyak sekali perubahan dlm dirinya. Sebenarnya lebih kepada kaget dgn negative thinkibg yg sdh tanpa sengaja sy bangun dalam skeptisisme.
Kesan saya: dulu dia sdh sgt humble person, dan skrg lebih humble lg.. spt tiada beban.. tiada target.. memaklumi setiap keisengan dan trs bersikap ramah tanpa perlu mengusahakannya.. mengalir saja krn mmg itu bagian dr dirinya.. dia bukan psikiater atau psikolog untuk kita berharap petuah2 bijak dr kebijaksanaan yg sy yakin sebenarnya dia miliki. Tapi dia berperan selayaknya sopir grab/gojek yang hanya mengantar pelanggan saja dengan gembira. Namun yang "hanya" itu memunculkan rasa bebas buat diri saya untuk terus kembali. Dia menawarkan yg disebutnya dengan transendental meditasi, sebuah ruang diam yg diselami dengan tenang untuk beristirahat dr pikiran yg keruh. Yang kita tadinya menjadi pemain, diajak dalam diam untuk menjadi penonton, lalu masuk lebih dalam lagi untuk menjadi panggung dan ruang, dan akhirnya.. semesta. Jangan berpikir ini adalah tanpa kesadaran atau akan merasakan sensasi sensasi seperti cerita silat ilmu sakti atau para pertapa suci. Ini sederhana saja. Sesederhana abang ojol yang mengantarkan kita pergi ke warung sana. Lalu apa? Saya merasa lebih rela.
Cobalah. Jangan berharap banyak. Diamlah dulu. Sekali kali diamlah. Manut saja. Berserah saja. Cobalah. Coba saja. Nggak rugi apa2. Malah disuguhi teh hangat dan camilan renyah. Juga kursi sandar yg nyaman untuk kita bercerita. Tentang kau, dia dan mereka.

Nanto Gurns
Anda dapat berpartisipasi dalam testimoni kami dengan mengisi formulir berikut: