Guru dan Karyawan SRMA 19 Bantul Ikut Serta dalam Kegiatan Hening Hati
Kegiatan Hening Hati di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 19 Bantul tidak hanya diikuti oleh para siswa, tetapi juga melibatkan guru dan karyawan sekolah. Partisipasi seluruh elemen sekolah ini menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tenang, harmonis, dan mendukung keseimbangan mental.
Peran Guru dan Karyawan dalam Hening Hati
Keterlibatan guru dan karyawan SRMA 19 Bantul dalam kegiatan Hening Hati menjadi bagian penting dari keberhasilan program ini. Dengan ikut serta secara langsung, para pendidik dan tenaga kependidikan memberikan contoh nyata kepada siswa tentang pentingnya menjaga ketenangan batin dan kesadaran diri di tengah aktivitas sehari-hari.
Kegiatan ini dilakukan secara bersama-sama, menciptakan suasana kebersamaan yang memperkuat hubungan antarwarga sekolah.
Hening Hati sebagai Budaya Sekolah
Di SRMA 19 Bantul, Hening Hati tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi mulai dibangun sebagai budaya sekolah. Ketika guru dan karyawan ikut terlibat, praktik ini menjadi lebih mudah diterima dan dijalankan secara konsisten.
Budaya keheningan ini membantu menciptakan lingkungan kerja dan belajar yang lebih nyaman, fokus, dan saling menghargai.
Manfaat Hening Hati bagi Guru dan Karyawan
Partisipasi guru dan karyawan dalam Hening Hati di SRMA 19 Bantul memberikan berbagai manfaat, antara lain:
-
Membantu mengurangi stres dan kelelahan kerja
-
Meningkatkan fokus dan kejernihan dalam menjalankan tugas
-
Menjaga keseimbangan emosional di lingkungan sekolah
-
Memperkuat hubungan kerja yang lebih harmonis
Dengan kondisi mental yang lebih tenang, guru dan karyawan dapat menjalankan perannya secara lebih optimal dalam mendukung proses pendidikan.
Dampak Positif bagi Lingkungan Pendidikan
Ketika seluruh elemen sekolah—siswa, guru, dan karyawan—melaksanakan Hening Hati bersama, tercipta sinergi positif yang berdampak langsung pada suasana belajar. Lingkungan sekolah menjadi lebih kondusif, komunikatif, dan penuh kesadaran.
SRMA 19 Bantul menunjukkan bahwa pendidikan yang baik tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada kesejahteraan mental dan emosional seluruh warga sekolah.
SRMA 19 Bantul sebagai Teladan Lingkungan Sekolah Seimbang
Melalui keterlibatan aktif guru dan karyawan dalam kegiatan Hening Hati, SRMA 19 Bantul dapat menjadi contoh bagi institusi pendidikan lain. Pendekatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam membangun sekolah yang sehat secara mental, seimbang, dan berorientasi pada pengembangan karakter.
Komentar
Beri KomentarJurnal Terkait
-
World Meditation Day 21 Desember 2025: Dr. Tony Nader Ajak Dunia Bermeditasi Bersam
-
Hening Hati di Sekolah Rakyat Menengah Atas 19 Bantul: Membangun Ketenangan dan Fokus Siswa
-
Stres Tidak Hanya Ada di Pikiran, Tapi Juga Tersimpan di Tubuh
-
Penelope Cruz Bercerita Tentang Menggunakan Meditasi Transendental Untuk Meminimalkan Stres
Jurnal Terbaru
-
World Meditation Day 21 Desember 2025: Dr. Tony Nader Ajak Dunia Bermeditasi Bersam
-
Hening Hati di Sekolah Rakyat Menengah Atas 19 Bantul: Membangun Ketenangan dan Fokus Siswa
-
Guru dan Karyawan SRMA 19 Bantul Ikut Serta dalam Kegiatan Hening Hati
-
Stres Tidak Hanya Ada di Pikiran, Tapi Juga Tersimpan di Tubuh